Ketika Tak Pernah Ada Waktu Dan Tempat Yang Tepat

Senin, 03 Januari 2011

Ketika itu, aku pulang bersamanya. Kami bercerita, dan hatiku mulai resah, dan pikiranku gelisah. Apakah baiknya kuutarakan saja perasaanku padanya kali ini? pikirku. Lalu, tiba - tiba, dia mengejutkan hatiku dengan ceritanya. Jantungku berdebar cepat dan ketika itu kami akan segera berpisah. Dia mulai menjauh. Aku putuskan mengikutinya. Aku mencoba menghentikan langkahnya, menahannya sebentar. Aku memandangnya dan jantung ini masih saja berdebar. Kuraih tangannya dan kuletakkan di dadaku, kupastikan dia merasakannya. Seperti lirik lagu "Amneris Letter"..seakan tak pernah ada waktu dan tempat yang tepat.. Kuutarakan perasaanku padanya.., saat itu juga.

0 komentar: