Kisah Para Pemburu Rupiah... (Mungkin Bagian 1)
Senin, 24 Januari 2011
Waktu itu saya membayar iuran rekening listrik seperti biasa. Selesai membayar iuran listrik bisanya para pelanggan diminta untuk membayar iuran retribusi kebersihan. Oleh seorang petugas wanita yang kali ini iuran retribusi kebersihan yang harus saya bayar adalah sebesar 6000 rupiah, lalu saya pikir sepertinya di waktu - waktu sebelumnya jumlahnya tidak sebesar ini. Saya meminta karcis bukti iuran retribusi kebersihan yang telah saya bayarkan, disitu tertera besar nominal retribusi kebersihannya adalah senilai 4500 rupiah. Lalu saya pikir lagi, ah mungkin pikiran saya salah mungkin memang benar harus dibayar sekian. Dan saya kemudian melewatkan hal itu. Namun sebulan kemudian saya kembali membayar iuran retribusi kebersihan setelah membayarkan rekening listrik. Saat itu sedang cukup banyak pelanggan. Seorang petugas wanita melayani saya, entah petugas yang sama dengan waktu itu sebulan yang lalu atau orang yang berbeda saya tidak ingat. Dia mengatakan iuran yang harus saya bayarkan adalah sebesar 4500 ribu rupiah. Saya melihat kearah karcis iuran retribusi kebersihan yang diberikan kepada saya, ternyata disitu tertera jumlah yang sama dengan yang dikatakan nya yakni sebesar 4500 ribu rupiah. Lalu saya berpikir sejenak sambil mengingat juga pembayaran iuran waktu itu,.... mmmmmmmmm?????
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar