Kura - Kura Tanpa Cangkang
Jumat, 13 Mei 2011
Kura - kura itu tidak punya cangkang sejak lahir. Ya, kura - kura itu lahir tanpa cangkang. Tetapi, dia hidup dan berjuang untuk hidupnya. Ketika dia mencoba bergabung dengan kura - kura lainnya, mereka semua menatapnya, ada yang merasa heran, ada yang mentertawakan dan mengejek, ada pula yang merasa simpati dan berempati. Ketika itu pula dia sadar, dia terlahir berbeda. Lalu kura - kura tanpa cangkang itu mencoba bertanya kepada kura - kura lainnya " Dimana cangkangku?" lalu "Mengapa aku tidak punya cangkang seperti kalian" dan pertanyaan serupa lainnya. Tetapi dia hanya mendapatkan jawaban yang sama "Kami, tidak tahu". Pada akhirnya dia tidak pernah mendapatkan jawaban yang tepat atas pertanyaannya itu, lalu dia berbalik dan duduk termenung seorang diri mencoba memikirkan keadaan yang dialaminya. Waktu terus berjalan dan dia melihat kura - kura lain sibuk dengan urusannya masing - masing. Kura - kura itu mulai bangkit dan mencoba berjalan lagi, dia mencoba melakukan aktivitas seperti yang lainnya. Dia sadar sepenuhnya dan merasakan susahnya hidup sebagai kura - kura tanpa cangkang, karena ketika matahari menyinari bumi dengan teriknya, kulitnya terbakar dan menjadi kering, dan ketika hujan deras menerpa membasahi tanah, sekujur tubuhnya pun ikut basah dan ia pun kedinginan. Dia sadar dia butuh cangkang sebagai naungan dan tempat berlindung. Jadi dia mencoba untuk terus berjuang dan berharap suatu hari dia bisa memiliki cangkang sebagai naungan dan tempat perlindungannya.
Ryan jhoe
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

1 komentar:
Sama deng kita pe hidup skarang bro... Kura - kura yang nyanda ada cangkang.. cuman kita nyanda brenti untuk cari cangkang baru... :)
Posting Komentar